POTENSI DESA TUMIYANG
Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas
Desa Tumiyang memiliki potensi sumber daya wilayah yang
didukung oleh kondisi lahan serta aktivitas ekonomi masyarakat. Berdasarkan
Profil Desa Tumiyang, potensi yang tercatat dalam dokumen terutama berkaitan
dengan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Kondisi
tersebut sejalan dengan pemanfaatan wilayah desa yang sebagian besar berupa
lahan perkebunan dan persawahan.
Sektor perkebunan merupakan salah satu potensi
wilayah yang cukup menonjol. Dari luas wilayah Desa Tumiyang sebesar 696,665
hektare, sekitar 226 hektare dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan.
Dokumen profil desa menyebutkan bahwa lahan perkebunan tersebut banyak ditanami
tanaman keras, terutama albasia. Selain perkebunan, sekitar 221 hektare
wilayah desa digunakan sebagai lahan persawahan.
Pada sektor pertanian, padi menjadi komoditas yang
paling dominan di Desa Tumiyang. Berdasarkan data monografi desa, luas lahan
yang digunakan untuk komoditas padi mencapai sekitar 201 hektare dengan 744
orang petani. Selain padi, masyarakat juga mengembangkan komoditas jagung,
ketela, dan sayuran. Dokumen profil desa mencatat bahwa kegiatan pertanian
masyarakat masih banyak dilakukan secara konvensional dengan pola tanam yang
diperoleh secara turun-temurun, sementara sebagian masyarakat telah mulai
menerapkan anjuran dari penyuluh pertanian.
Selain pertanian dan perkebunan, peternakan juga
menjadi bagian dari aktivitas masyarakat Desa Tumiyang. Jenis ternak yang
dipelihara antara lain sapi perah, sapi lokal, kerbau, kambing, ayam
kampung, ayam negeri, dan bebek. Pada pemeliharaan sapi lokal dan kambing,
dokumen mencatat adanya pola bagi hasil antara pemilik ternak dan masyarakat
yang memeliharanya. Kerbau juga dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat untuk
membantu kegiatan pertanian, terutama dalam membajak sawah.
Peternakan unggas juga terdapat di Desa Tumiyang. Dalam
dokumen profil desa tercatat adanya tiga peternak ayam negeri dengan jumlah
keseluruhan sekitar 9.000 ekor ayam. Sementara itu, pemeliharaan ayam
kampung umumnya dilakukan dalam skala rumah tangga dan belum dikelola secara
intensif. Pemeliharaan bebek juga masih dilakukan secara tradisional oleh
sebagian kecil masyarakat.
Potensi perikanan juga tercatat dalam pemanfaatan
sumber daya Desa Tumiyang, meskipun skalanya lebih kecil dibandingkan sektor
pertanian dan perkebunan. Sekitar 1 hektare lahan digunakan untuk
kegiatan perikanan atau blumbang yang dalam data monografi desa
melibatkan sekitar 25 orang.
Secara keseluruhan, sektor pertanian, perkebunan,
peternakan, dan perikanan merupakan potensi yang dimiliki Desa Tumiyang
berdasarkan dokumen profil desa. Potensi tersebut menjadi bagian dari sumber
daya lokal yang dapat mendukung aktivitas ekonomi dan pengembangan desa.
Sumber: Dokumen Profil Desa Tumiyang 2025
#KKN_03_UNISINA_2026